Rangkuman Muatan Bahasa
Indonesia
|
Kompetensi Dasar |
|
|
3.7 |
Memperkirakan informasi yang dapat
diperoleh dari teks nonfiksi sebelum membaca (hanya berdasarkan membaca
judulnya saja) |
|
4.7 |
Menyampaikan kemungkinan informasi yang
diperoleh berdasarkan membaca judulteks nonfiksi secara lisan, tulis, dan
visual |
Subtema 1 : Masyarakat
Peduli Lingkungan
Berikut ini adalah
langkah-langkah memperkirakan isi teks berdasarkan judul teks nonfiksi.
1. Perhatikan judul teks dengan cermat. Judul teks adalah kepala teks yang
dapat menyiratkan secara pendek isi teks.
2. Menentukan kata kunci pada judul teks nonfiksi. Kata kunci merupakan
kata yang mewakili informasi-informasi penting yang terdapat dalam teks.
3. Memahami makna dari kata kunci. Dengan memahami makna dari kata kunci,
maka kita dapat menemukan perkiraan isi teks.
4. Memperkirakan isi teks. Setelah memahami kata kunci, kalian dapat memperkirakan isi teks berdasarkan judulnya saja.
Membandingkan Perkiraan
Informasi Sebelum dan Sesudah Membaca Teks
Kita dapat memperoleh lebih
informasi dengan membaca teks yang tersedia, terkait dengan judul yang sama..
Untuk menemukan informasi dari teksi nonfiksi:
1. Menentukan dahulu pokok-pokok pikiran yang terdapat dalam setiap
paragraf.
2. Menuliskan informasi dari teks dalam bentuk rangkuman.
Makna Proklamasi bagi
Bangsa Indonesia
1. Apa judul teks pada
bacaan di atas?
Judul teks pada bacaan di atas adalah Makna Proklamasi bagi Bangsa Indonesia
2. Apa kata kunci pada
judul bacaan di atas?
Kata kunci pada bacaan di atas adalah Makna Proklamasi
3. Informasi apa yang
diperoleh dari bacaan berdasarkan kata kunci?
Berdasarkan kata kunci "Makna Proklamasi" informasi yang diperoleh adalah proklamasi kemerdekaan dapat dijadikan sarana untuk menuju masyarakat yang sejahtera, adil, dan makmur.
4. Apa yang dapat kamu
lakukan sebagai warga masyarakat dalam memaknai kemerdekaan?
Sebagai warga negara saya memaknai kemerdekaan dengan belajar dengan giat, mengikuti berbagai perlombaan, dan menjaga persatuan dan kesatuan dengan tidak melakukan perbuatan-perbuatan yang merugikan masyarakat, belajar lebih tekun untuk memajukan bangsa, peduli terhadap lingkungan, dan menjaga kerukunan agar keutuhan NKRI terjaga.
Kerukunan di Kampung
Wonorejo, Papua
1. Bacaan tersebut berjudul “Kerukunan di Kampung Wonorejo, Papua”
2. Kata kunci yang terdapat pada bacaan di antaranya: transmigran,
kerukunan, perbedaan suku, agama, dan budaya.
3. Berikut informasi dari bacaan berdasarkan kata kunci.
Kampung Wonorejo menunjukkan tentang kerukunan dalam keberagaman. Semua warga kampung hidup rukun walaupun berbeda asal usul suku bangsa, agama, dan budaya. Keragaman suku bangsa menjadi modal sosial dalam pembangunan.
Hubungan penduduk asli Papua dan warga transmigran tidak mengalami pengkotakan dalam menjalankan ibadah. Masing-masing tidak menajamkan identitas tradisi atau agama yang dapat membuat hubungan menjadi terganggu. Sebaliknya, mereka menganggap bahwa perbedaan budaya dan agama merupakan kekayaan yang harus dilestarikan.
Warga Kampung Kibay dan Kampung Wonorejo tetap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Mereka juga menjaga persatuan dan kesatuan serta selalu menjunjung tinggi semboyan Bhinneka Tunggal Ika dalam segala perbedaan yang ada. Mereka memiliki jati diri sebagai bangsa Indonesia yang beretika dan santun, serta mempunyai jiwa gotong royong, dan toleransi tinggi. Mereka ingin menciptakan kehidupan di bumi Indonesia yang damai tenteram, hidup rukun berdampingan, terhindar dari segala macam bentuk radikalisme, terorisme, konflik sosial, perang saudara, dan ancaman perpecahan.
Teks “Bahaya Jajanan tidak
Sehat di Sekitar Sekolah
1. Bahaya Pangan Jajanan tidak sehat di sekitar Sekolah.
2. Bahaya pangan jajanan. Jajanan anak sekolah yang tidak sehat.
3. Bahaya jajanan anak sekolah yang tidak sehat. Bahwa dalam lima tahun
terakhir Badan POM, menunjukkan, masih banyak jajanan anak sekolah yang tidak
sehat. Hasil pemantauan pangan jajanan anak berkisar 40-44 persen. Bahwa siswa
sekolah dasar cenderung lebih mudah tertarik dengan makanan yang berwarna-warni
cerah. Oleh karenanya, sangat diharapkan peran sekolah untuk menyediakan kantin
yang menjual makanan sehat.
4. Isi bacaan setelah membaca semua teks sama dengan isi bacaan sesuai kata
kunci.
Subtema 2 : Membangun
Masyarakat Sejahtera
Teks nonfiksi yaitu teks atau tulisan yang dibuat berdasarkan fakta, realita, atau hal-hal yang benar- benar terjadi.
Gagasan utama adalah suatu
gagasan (ide) yang sedang dibicarakan atau dibahas dalam sebuah paragraf.
Gagasan utama disebut juga gagasan pokok, pikiran utama, pokok pembicaraan,
atau
pokok pikiran.
Gagasan utama dapat kamu kenali dengan dua cara. Pertama, membaca teks dengan cermat, kemudian menjawab pertanyaan apa yang sedang dibahas pada teks tersebut? Kedua, menemukan kalimat utama pada setiap paragraf, kemudian menarik kesimpulan gagasan-gagasan utama setiap paragraf dan menyimpulkan gagasan utama teks. Kalimat utama adalah kalimat yang bersifat umum dan mengandung gagasan utama.
Teks Hak sebagai Warga
Negara Indonesia
|
Paragraf |
Kalimat Utama |
Gagasan Utama |
|
1 |
Hak warga negara Indonesia banyak bentuknya. |
Hak warga negara Indonesia |
|
2 |
Setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan
perlindungan hukum. |
Hak mendapat perlindungan hukum |
|
3 |
Setiap warga negara Indonesia berhak atas pekerjaan dan
penghidupan yang layak |
Hak mendapat pekerjaan dan penghidupan layak |
|
4 |
Hak mencapai tujuan nasional Indonesia yaitu hak
memperoleh pendidikan dan pengajaran. |
Hak memperoleh pendidikan dan pengajaran |
|
5 |
Masih ada banyak hak warga negara Indonesia lainya yang
ditetapkan dalam UUD 1945. |
Hak warga negara ditetapkan dalam UUD 1945 |
Teks Manfaat Pemenuhan Hak
sebagai Warga Negara Indonesia
|
Paragraf |
Kalimat Utama |
Gagasan Utama Setiap
Paragraf |
Gagasan Utama Teks
Nonfiksi |
|
1 |
Semua warga negaramemiliki hak. |
Hak warga negara Indonesia dilaksanakan secara
seimbang. |
Manfaat pemenuhan hak |
|
2 |
Salah satu contoh manfaat pemenuhan hak atas perolehan
pendidikan dan pengajaran. |
Manfaat pemenuhan hak atas perolehan pendidikan dan
pengajaran |
|
|
3 |
Manfaat pemenuhan hak atas perlindungan hukum |
Manfaat lain pemenuhan hak warga negara |
|
|
4 |
Manfaat pemenuhan hak atas pemerolehan fasilitas
pelayanan kesehatan |
Manfaat pemenuhan hak warga negara. |
Subtema 3 : Masyarakat
Sejahtera, Negara Kuat
Jenis jenis paragfraf
berdasarkan letak gagasan utama
1. Paragraf deduktif adalah paragraf yang ide pokok atau gagasan utamanya
terletak di awal paragraf dan diikuti oleh kalimat-kalimat penjelas untuk
mendukung gagasan utama.
2. Paragraf induktif adalah paragraf yang kalimat topiknya terdapat pada
bagian akhir.
3. Paragraf deduktif-induktif adalah paragraf yang kalimat topiknya terdapat pada bagian awal dan akhir paragraf.
Teks Wujud Tanggung Jawab
sebagai Warga Negara
|
No. |
Paragraf |
Gagasan Utama |
Letak |
|
1 |
Paragraf 1 |
Pengertian tanggung jawab |
Di awal paragraf |
|
2 |
Paragraf 2 |
Kecintaan warga negara dengan penuh tanggung jawab |
Akhir paragraf |
|
3 |
Paragraf 3 |
Tanggung jawab warga negara |
Di awal paragraf |
|
4 |
Paragraf 4 |
Bentuk tanggung jawab warga negara di internasional |
Di awal paragraf |
|
5 |
Paragraf 5 |
Wujud dari sikap tanggung jawab |
Di awal paragraf |
|
6 |
Paragraf 6 |
Wujud pelaksanaan tanggung jawab warga negara |
Akhir paragraf |

Komentar
Posting Komentar