BAB 2 PERKEMBANGBIAKAN MAKHLUK
HIDUP
A. Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia
Pertumbuhan
pada manusia umumnya untuk menyatakan perubahan ukuran tubuh seperti
pertambahan tinggi, besar dan berat badan.
Perkembangan
menyatakan sesuatu yang dipengaruhi oleh akal, perubahan kejiwaan, mental serta
sosial.
Pertumbuhan
fisik manusia terbagi ke dalam tahapan sebagai berikut :
v
Masa
balita, yaitu masa anak usia lima tahun kebawah.
v
Masa
anak-anak, yaitu masa seseorang yang dimulai umur 6 – 10 tahun.
v
Masa
remaja , yaitu masa seseorang yang dimulai dari umur 11 – 21 tahun.
v
Masa
dewasa, yaitu masa seseorang yang dimulai dari umur 21 – 55 tahun.
v
Masa
usia lanjut, yaitu masa seseorang yang dimulai dari umur 56 – meninggal.
Perubahan fisik pada laki-laki
selama pubertas ( usia 12-16 tahun)
v
Perubahan
utama (primer)
Ditandai dengan terjadinya
mimpi basah, dimana pada saat itu alat kelamin laki-laki (penis) mengeluarkan
cairan sperma (sel kelamin jantan). Sperma diproduksi oleh testis yang
tersimpan dalam kantong skrotum.
v
Perubahan
fisiknya (sekunder) , adalah :
© Dada terlihat
bidang
© Tumbuh kumis,
janggut, jakun
© Suara lebih berat
© Tumbuh rambut-rambut halus
disekitar alat kelamin dan organ kelamin membesar.
Perubahan fisik pada perempuan
selama pubertas ( usia 11-16 tahun)
v
Perubahan
utama (primer)
Ditandai dengan
datangnya menstruasi/haid. Menstruasi adalah terjadinya pendarahan akibat
peluruhan dinding rahim beserta sel telur (ovum) yang tidak dibuahi oleh
sperma.
v
Perubahan
fisiknya (sekunder) , adalah :
© Besarnya pinggul
dan payudara
© Kulit semakin halus
© Suara terdengar
lembut
© Tumbuh rambut-rambut halus
disekitar alat kelamin
Menjaga kebersihan organ
reproduksi bagi remaja putra yaitu:
v
Bersihkan
kemaluan dengan seksama.
v
Gunakan
celana berbahan katun dan menjaganya tetap kering agar tidak berkuman dan
berjamur.
v
Hindari
celana ketat agar pertumbuhan alat kelamin tidak terhambat.
Menjaga kebersihan organ
reproduksi bagi remaja putri yaitu:
v
Gunakan
penyangga payudara yang nyaman dan tidak ketat.
v
Saat
membersihkan kemaluan, basuh dari arah depan ke belakang untuk mencegah kuman
dari anus masuk ke dalam saluran reproduksi.
v
Untuk
membersihkan kemaluan cukup gunakan air.
v
Gunakan
pembalut yang lembut dan steril saat haid.
B. Perkembangbiakan Hewan
1. Perkembangbiakan hewan secara generatif
v Perkembangbiakan generatif
terjadi melalui perkawinan, yaitu pertemuan antara sel jantan dan sel betina.
v Cara perkembangbiakan generatif
dibedakan menjadi 3 macam yaitu:
Bertelur (ovipar)
Hewan yang bertelur memiliki
ciri-ciri antara lain tidak memiliki daun telinga, tidak memiliki rahim dan
kelenjar susu. Contohnya, bangsa burung, reptil, ampibi dan ikan.
Melahirkan (vivipar)
Hewan yang berkembangbiak dengan
cara melahirkan merupakan bangsa mamalia (hewan menyusui). Contohnya ikan
duyung duyung, lumba-lumba, paus, anjing, kucing,dll
Bertelur melahirkan (ovovivipar)
Adalah hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur
melahirkan.Sebenarnya hewan ini jenis ini bertelur tapi telur hewan tersebut
dierami dan menetas didalam tubuh induknya lalu akhirnya keluar dari tubuh
induknya seperti melahirkan.Contohnya, kadal, ular dan hiu.
2. Perkembangbiakan hewan secara vegetatif
v Perkembangbiakan vegetatif adalah
proses perkembangbiakan hewan tanpa melalui perkawinan atau
pembuahan sel telur.
v Perkembangbiakan vegetatif dibedakan menjadi 3 yaitu
perkembangbiakan dengan cara membelah diri, fragmentasi dan bertunas.
Membelah diri
Perkembangbiakan dengan cara membelah diri terjadi
pada hewan tingkat rendah (protozoa) dengan cara membelah sel. Satu sel
membelah menjadi dua. misalnya amoeba (amuba) dan paramecium.
Fragmentasi
Perkembangbiakan dengan cara fragmentasi adalah proses
perkembangbiakan dengan cara memutuskan tubuhnya sendiri untuk membentuk
individu baru. Contohnya planaria (cacing pipih).
Tunas
v Perkembangbiakan dengan cara bertunas terjadi pada
hewan anemon laut dan hydra.
C. Perkembangbiakan Tumbuhan
1.
Perkembangbiakan tumbuhan secara generatif
v Perkembangbiakan
tumbuhan secara vegeratif terjadi melalui penyerbukan yaitu peristiwa jatuhnya
serbuk sari (sel kelamin jantan) ke atas kepala putik (sel kelamin betina).
v Beberapa
macam penyerbukan yaitu :
Penyerbukan
sendiri (Otogami)
Adalah penyerbukan yang terjadi bila serbuk
sari berasal dari satu bunga yang sama.
Penyerbukan
tetangga (Geitonogami)
Adalah penyerbukan yang terjadi bila serbuk
sari berasal dari bunga lain, tetapi masih dalam satu pohon.
Penyerbukan
silang (Alogami)
Adalah penyerbukan yang terjadi bila serbuk
sari berasal dari pohon lain tetapi masih satu jenis.
Penyerbukan
bastar (Hibridasi)
Adalah penyerbukan yang terjadi bila serbuk
sari berasal dari pohon lain yang berbeda jenisnya. Hibridasi biasanya
dilakukan pada tumbuhan yang masih satu genus untuk mencari bibit unggul.
v Proses
penyerbukan dapat terjadi secara alami atau dengan bantuan perantara seperti
angin (anemogami), hewan (zoogami), air (hidrogami), dan manusia (antropogami).
v Hasil
penyerbukan adalah biji yang dapat kita tanam kembali.
v Bunga
sempurna terdiri dari tangkai, bunga, kelopak, mahkota, benang sari dan putik.
v Biji
merupakan calon tumbuhan baru. Tumbuhan berbiji dibedakan ke dalam 2 jenis
yaitu:
Tumbuhan
monokotil (biji berkeping satu)
Ciri-cirinya berakar serabut, tulang daun sejajar/melengkung dan
berbunga sempurna.
Tumbuhan
dikotil (biji berkeping dua)
Ciri-cirinya berakar tunggang dan tulang daun
menyirip.
2. Perkembangbiakan tumbuhan secara vegetatif
v Perkembangbiakan
vegetatif dapat terjadi secara alami maupun buatan.
v Vegetatif
alami adalah perkembangbiakan vegetatif yang terjadi dengan sendirinya tanpa bantuan
manusia.
v Macam-macam
perkembangbiakan secara vegetatif alami yaitu:
© Tunas,
contohnya pisang, bambu dan tebu.
© Akar
tinggal (rhizoma) adalah batang yang tumbuh dari tunas sisi dan tumbuh
mendatar di dalam tanah, contohnya temulawak, kencur, jahe, lengkuas, kunyit
dan rumput.
© Umbi
akar adalah bagian akar yang menggembung dan berisi cadangan makanan,
contohnya wortel, singkong, dan bunga dahlia.
© Umbi
batang adalah bagian batang yang menggembung di dalam tanah dan berisi
cadangan makanan, contohnya kentang, ubi jalar dan gembili.
© Umbi
lapis adalah umbi yang berlapis-lapis dan di tengahnya tumbuh tunas,
contohnya bawang bombay, bawang merah, bawang putih, bunga bakung dan bunga
tulip.
© Geragih
adalah batang yang tumbuh menjalar di atas atau di bawah permukaan tanah,
contohnya rumput teki, arbei, semanggi dan antanam.
© Membelah
diri, contohnya ganggang hijau.
© Spora,
contohnya jamur, paku dan lumut.
v Vegetatif
buatan adalah perkembangbiakan yang melibatkan bantuan manusia.
v Contoh
perkembangbiakan secara vegetatif buatan yaitu:
Ѫ Mencangkok
Adalah membuat cabang batang tanaman menjadi
berakar dengan cara pengelupasan sebagian kulit secara melingkar pada cabang
batang, kemudian dibalut dengan tanah/media lain kemudian diikat dan dibiarkan
sampai waktu tertentu sampai tumbuh akar. Mencangkok biasanya dilakukan pada
tanaman berkambium, contohnya mangga, jeruk, rambutan dan jambu air. Mencangkok
bertujuan mendapatkan tanaman baru yang sifatnya sama dengan induk.
Ѫ Menyetek
Dilakukan dengan menanam potongan bagian
tumbuhan. Bagian tumbuhan yang dipotong dapat berupa batang, daun atau akar,
contohnya cocor bebek (daun), cemara dan sukun (akar), sirih, mawar dan
singkong (batang).
Ѫ Menempel
(okulasi)
Adalah pengembangbiakan tanaman dengan cara
menempelkan tunas dari satu tumbuhan ke batang tumbuhan lain. Contohnya mangga,
rambutan, belimbing, avokad dan durian. Okulasi atau menempel bertujuan untuk
tanaman baru yang cepat menghasilkan.
Ѫ Menyambung
(mengenten)
Adalah pengembangbiakan tanaman dengan cara
menyambungkan batang bawah suatu tanaman dengan batang atas tanaman lain yang
sejenis. Contonya kopi, durian, dan singkong. Menyambung bertujuan untuk
mendapatkan tanaman yang kualitas akar dan buahnya baik.
Ѫ Merunduk
Adalah pengembangbiakan tumbuhan dengan cara
merundukkan/membenamkan sebagian ranting tanaman di dalam tanah sehingga akan
tumbuh akar. Contohnya apel,alamanda dan kangkung.

Komentar
Posting Komentar